yufid.com
Tampilkan postingan dengan label TAFSIR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TAFSIR. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juni 2025

Lupa yang terlarang

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 07.07 No comments

 

📍Lupa Yang Terlarang🚫


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik."

QS. Al Hasyr: 19


Makna Ayat:

 وَلَا تَكُونُوا۟ كَالَّذِينَ نَسُوا۟ اللهَ

(Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah) Yakni orang-orang yang tidak menjalankan perintah-Nya dan tidak mempedulikan ketaatan kepada-Nya. 


فَأَنسَىٰهُمْ أَنفُسَهُمْ ۚ 

(lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri) Allah menjadikan mereka melupakan diri mereka karena mereka melupakan Allah dengan tidak menyibukkan diri dengan amalan yang dapat menyelamatkan mereka dari azab. Pendapat lain mengatakan yakni mereka melupakan Allah di saat lapang, maka Allah melupakan mereka di saat mereka kesusahan.


 أُو۟لٰٓئِكَ هُمُ الْفٰسِقُونَ

(Mereka itulah orang-orang yang fasik) Yakni orang-orang yang enggan mentaati Allah


(Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir, Oleh Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar)


#dzikir #lupa #quran #alhasyr #sunnah #tafsir #salaf #posterdakwah #flyer

Minggu, 09 Juni 2024

Beda Asy Syu'ara dan Pemusik

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 06.28 No comments


 *BEDA ASY-SYU'ARA (PARA PENYAIR) DAN PEMUSIK*


*KETERANGAN SURAT*


Surat Asy-syu'ara surat ke 26 yang diturunkan di kota Mekkah, terdapat 227 ayat. 

Dinamakan Asy-Syu'ara (kata jamak dari Asy Sya'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy-Syuara yang terdapat pada ayat 224. Banyak nilai-nilai yang berharga dari bebagai kisah-kisah para Nabi yang umat mereka dipunahkan serta sebagian riwayat tiga hamba Allah yang dimuliakan Musa, Harun dan Ibrahim.


*PENGERTIAN SECARA BAHASA*


شُعراءُ: (اسم)

شُعراءُ : جمع شاعِر


Syu'ara (Para Penyair)

Syu'ara bentuk jamak dari Syair (Seorang Penyair)

[Kamus almaani online]


الشاعر عند أهل العربية من يتكلّم بالشعر أي الكلام الموزون، وعند المنطقيين من يتكلّم بالقياس الشعري.


Penyair atau pemuisi (bahasa Inggris: poet) adalah sebutan bagi pengarang syair; pengarang sajak; pujangga.¹

Padanan kata penyair adalah: bujangga, pujangga, penyajak, sastrawan, penulis.²


Syair adalah puisi lama yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik sajak.³ Padan kata syair adalah puisi, sajak, tembang. Bersyair bisa juga diartikan berdeklamasi.⁴


*TINGKATAN PARA PENYAIR ARAB*


1. Para Penyair Arab Jahiliah.

Seperti Imr al Qais, Tharfah, dan Zuhair


2. Mukhadhram.

Yaitu para penyair yang dulunya bersyair di masa Jahiliyah kemudian masuk Islam seperti Labid dan Hassan.


3. Mutaqaddimun.

Dinamakan juga Islamiyyum yaitu orang-orang yang berada di awal Islam seperti Jarir dan Farazdaq.


4. Muwallidun.

Yaitu generasi setelah Mutaqaddimun seperti Bassyar.


5. Muhadditsun.

Yaitu generasi setelah Muwallidun seperti Abu Tamam dan al Bahtari.


6.Mutaakhkhirun.

Yaitu generasi setelah Muhadditsun dari Para penyair negeri Yaman, Hijaz, dan Iraq.


Dari tingkatan Asysyu'ara ini dapat disimpulkan bahwa jenis Syair terbagi menjadi 2;

1. Syair dari Luar Islam

2. Syair Islam.


*AYAT YANG MENJELASKAN TENTANG ASY-SYU'ARA*


Asy-Syu'ara' 26:224


وَٱلشُّعَرَآءُ يَتَّبِعُهُمُ ٱلْغَاوُۥنَ 


"Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat."


Ibnu Abbas mengatakan; "Mereka adalah orang-orang kafir yang mengikuti sesatnya Jin dan Manusia.

(Tafsir Ath-Thabari dan Ibnu Katsir)


Ibnu Zaid berkata; "Mereka adalah orang-orang sesat yang musyrik.

(Tafsir Ath-Thabari)


Mujahid berkata; " Mereka adalah Syetan-syetan.

(Tafsir Ath-Thabari)


Syaikh As-Sa'di berkata; "Mereka sesat dari jalan petunjuk mengambil jalan menyimpang dan buruk, di jiwa mereka menyimpang demikian pula para pengikutnya menjadi menyimpang, sesat dan rusak.

(Tafsir As Sa'di)


*MUSIK*


Pemusik, musikus atau musisi adalah orang yang memainkan alat musik seperti gitar atau piano atau orang yang menyanyi.


Seorang musikus juga seseorang yang menulis musik (Pencipta lagu/Penulis lagu), baik dirinya sendiri maupun diserahkan ke orang lain. Orang yang menulis musik disebut komponis. Biasanya bagian itu dihapus bila mereka juga memainkan atau menyanyikan musik yang ditulisnya, tetapi mereka tetaplah komponis karena mereka menulis musik.

(https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pemusik)


pemusik /pe·mu·sik/ n pemain musik (spt pemetik gitar, penggesek biola, atau pemain piano)

(KBBI Online - https://typoonline.com/kbbi/pemusik)


*SEJARAH MUSIK*


Musik Abad Pertengahan (sekitar tahun 600-1600). Pada masa ini, terdapat dua jenis gaya musik yang umum, yakni monofonik dan polifonik. Adapun, bentuk utama musik, yaitu kidung Gregorian dan plainchant. Plainchant sendiri berarti bentuk musik gereja yang tak memiliki iringan instrumen dan hanya berisi kidung atau nyanyian. Untuk suatu periode, ini adalah satu-satunya jenis musik yang diizinkan di gereja-gereja Kristen.

(www.idntimes.com)


*MUSIK/PEMUSIK IDENTIK DENGAN IBADAH DI GEREJA*


Musik Ibadah 

Musik ibadah atau dapat juga disebut musik gerejawi muncul pertama kali pada jaman abad pertengahan (375-1400) dengan bentuk musik monofoni yaitu musik Gregorian, musik vocal dengan satu suaratan pairingan.

Musik ibadah pada gereja Kristen Protestan mulai muncul pada musik vokal di Jerman dengan tokohnya yaitu Martin Luther yang juga tokoh besar reformasi agama Kristen Protestan. Prier (1991;68) menjelaskan bahwa salah satu reformasi gereja yang diperjuangkan oleh Luther adalah mengikutsertakan jemaat pada ibadat dengan bernyanyi bersama. 

(Prier, Karl- Edmund, Sejarah Musik Jilid 2, Yogyakarta: 2010.

Lihat PERANAN PEMUSIK GEREJA DALAM MENGIRINGI  NYANYIAN JEMAAT oleh 

Frisilia Durikase -Mahasiswa Pendidikan Musik Gereja IAKN Manado-, Behreme Adyatmo Purba -Dosen Musik Gereja IAKN Manado-)


*KESIMPULAN:*


Asy-syu'ara berbeda makna dengan pemusik atau dalam bahasa Arabnya disebut Musiqa/Musiqiyyun. 

Diantara Penyair ada yang Muslim dan ada yang kafir/ non muslim.

Adapun musik identik dengan ibadah orang Kristen di gereja.


Wallahu A'lam 


🔎Ditulis/dikumpulkan oleh; 

Ustadz Dr. Riza Firmansyah, M.Pdi 

(Alumni Markaz Syaikh Ibnu Utsaimin KSA, Doktoral fakultas Hadits KM Internasional University, Dosen MISBA Tangerang)


___________footnote


1 Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga, 2005, PT Balai Pustaka, Jakarta


2 (Inggris) Endarmoko, Eko. Tesaurus Bahasa Indonesia, 2006, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta


3 Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga, 2005, PT Balai Pustaka, Jakarta


4 Endarmoko, Eko. Tesaurus Bahasa Indonesia, 2006, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta


####

Rujukan;


Al Qur'an Al Karim


ص55 - كتاب خلاصة الأثر في أعيان القرن الحادي عشر - الجزء - المكتبة الشاملة". المكتبة الشاملة. مؤرشف من الأصل في 2020-12-24. اطلع عليه بتاريخ 2020-12-24.


طانيوس (1 يناير 2011). من رماد النسيان / الأشهب بن رميلة. Al-rihab Publisher Est. مؤرشف من الأصل في 2020-12-24.


 محمد عبد الله المري، الأمثال الشعبية في البيئة القطرية، ص 160 نسخة محفوظة 2020-12-24 في Wayback Machine


 "المعنى في بطن الشاعر!". www.al-jazirah.com. مؤرشف من الأصل في 2020-12-24. اطلع عليه بتاريخ 2020-12-24.

في 


(الشّاعر - معاني وشروح وتحليلات لسان.نت- Lisaan.net". lisaan.net (بالإنجليزية الأمريكية). Archived from the original on 2018-09-12. Retrieved 2017-03-23.)


https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pemusik


https://www.idntimes.com/science/discovery/viktor-yudha/sejarah-perkembangan-musik-dunia


#asysyuara #hukummusik #artikelislam #tafsir #hukum #sunnah #quran 

Selasa, 31 Oktober 2023

Cek n Ricek

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 18.26 No comments

 


🥀🌱Jangan Bosan Belajar🔎


Dikarenakan bisikan jiwa selalu ada, sedangkan hati lemah, ditambah proses belajar ilmu agama pasti ada ujian kesabaran.


Al Qadhi iyadh ditanya: 

sampai kapan seseorang harus menuntut ilmu? Beliau menjawab: ”Sampai ia meninggal dan ikut tertuang tempat tintanya ke liang kubur.”


#kajiansunnah #kajiansalaf #quran #sunnah #posterdakwah #ustadzsalaf #iltizamlc #yayasanmekahalislami #cilegon #serang #banten

Kamis, 12 Januari 2023

Sedikit rezeki harus disyukuri

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 04.41 No comments

 

🍵Sedikit Rezeki

Harus Disyukuri


"jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"


[QS. Ibrahim: 7]


#kajiansunnah #cilegon #serang #banten

Sabtu, 05 Mei 2018

Ayat ayat cinta

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 18.32 No comments
AYAT AYAT CINTA

Katakanlah (wahai Muhammad): “Jika kalian mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu” QS. Ali Imran: 31

Bukan sekedar pengakuan di lisan akan tetapi Allah menguji hambaNya dan ingin membuktikan rasa cinta tersebut, sehingga orang yang mengaku cinta itu benar-benar membuktikan cintanya dengan mengamalkan petunjuk hadits-hadits atau sunnah Rasulullah-Shallallahu'alaihi wasallam-

Sungguh indah apa yang dikatakan Al-Imam Ibnul Mubarak: “seandainya cintamu (kepada Allah) sejati maka kamu akan mentaatiNya, sesungguhnya orang yang cinta pada siapa yang dicintainya maka akan dibuktikan dengan ketaatan padanya. (Tazkiyatun Nufuus /105 )

_________________________________♻♻

📲 *Follow me on*:

Ig: bit.ly/iltizamLC
Fb: is.gd/iltizamLC
Twitter: is.gd/IltizamLC
Email: iltizamLC@gmail.com

📥Silahkan gabung dan share, semoga pahalanya mengalir terus 📤

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ
🍀 *"Barangsiapa menyeru (mengajak) kepada petunjuk, baginya pahala sebagaimana pahala orang yang mengikutinya".*
HR. Muslim No. 2674

👤 *Pembina:* Ust. Riza Firmansyah

Share status curhat ke langit

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 18.21 No comments
SHARE STATUS CURHATMU KE LANGIT

📝 *Share Status Curhatmu ke Langit* 📝
       ----------------☘----------------

“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.”
                       QS.Yusuf: 86

Keluh kesah yang aku ucapkan dan kesedihan yang ada di dalam jiwaku semata aku mengadu hanya kepada Mu. Bukan kepada manusia dan juga makhluq yang lain.

(Syaikh Abdur Rahman Nashir As Sa'di, dalam Tafsirnya)
~~~~~~~~
_________________________________♻♻

📲 *Follow me on*:

Ig: bit.ly/iltizamLC
Fb: is.gd/iltizamLC
Twitter: is.gd/IltizamLC
Email: iltizamLC@gmail.com

📥Silahkan gabung dan share, semoga pahalanya mengalir terus 📤

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ
🍀 *"Barangsiapa menyeru (mengajak) kepada petunjuk, baginya pahala sebagaimana pahala orang yang mengikutinya".*
HR. Muslim No. 2674

👤 *Pembina:* Ust. Riza Firmansyah

Minggu, 30 April 2017

MENINGGAL SETELAH MENDENGAR SATU AYAT

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 19.04 No comments


ALI BIN FUDHAIL MENINGGAL SETELAH MENDENGAR SATU AYAT 

Al-Khatib menuturkan, "Ali bin al-Fudhail meninggal dunia beberapa saat sebelum bapaknya, karena ia mendengar suatu ayat dibaca seseorang, ia pingsan dan ketika itu juga meninggal dunia."

Ibrahim bin Basyar berkata, "Bahwa ayat yang menyebabkan Ali bin al-Fudhail meninggal adalah ayat,

وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ وُقِفُوا عَلَى النَّارِ فَقَالُوا يَا لَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِآيَاتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ 

'Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke Neraka, lalu mereka berkata, kiranya kami dikembalikan ke dunia.' (Al-An'am: 27)

Imam Ibnu Katsir Rahimahullah  di dalam kitab Tafsirnya menjelaskan:

Allah subhanahu wa Taála menceritakan keadaan orang-orang kafir apabila mereka dihadapkan di neraka pada hari kiamat nanti. Mereka menyaksikan semua belenggu dan rantai yang ada di dalamnya serta melihat semua hal yang mengerikan dan menakutkan itu dengan mata kepala mereka sendiri.

www.hidayahsalaf.blogspot.com

Senin, 17 November 2014

api di dasar laut

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 15.28 No comments
API DI DASAR LAUT

وَالطُّورِ (١) وَكِتَابٍ مَسْطُورٍ (٢) فِي رَقٍّ مَنْشُورٍ (٣) وَالْبَيْتِ الْمَعْمُورِ (٤) وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوعِ (٥) وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ (٦)
“(1) Demi bukit (Sinai), (2) dan kitab yang ditulis (3) pada lembaran terbuka, (4) Demi Baitul Ma’mur (ka’bah), (5) atap yang ditinggikan (langit), (6) dan laut yang di dalam dasarnya ada api.”(QS. Ath-Thuur [52]: 1-6).

Klausa sajara at-tannur secara bahasa berarti ‘menyalakan api hingga panas’. Sejak diturunkannya Al-Qur’an hingga berabad-abad setelah itu, orang-orang arab belum mampu menguak fakta bagaimana di balik dasar laut terdapat api, sedangkan air dan panas adalah sesuatu yang berlawanan.
Hingga baru-baru ini di temukan bahwa bumi yang kita huni ini memiliki lapisan batu bagian luar yang terbelah menjadi beberapa lempengan yang terhampar hingga mencapai ratusan kilometer persegi. Kedalaman berkisar antara 65 hingga 150 km. yang mengherankan adalah lempengan-lempengan ini saling terkait antara satu dengan yang lainnya, sehingga menjadikannya seolah-olah seperti satu lempengan saja. Allah Subhanahu wa Ta’ala pernah bersumpah dalam salah satu ayat berikut:
وَالْأَرْضِ ذَاتِ الصَّدْعِ
“Dan demi bumi yang mempunyai belahan.” (QS. Ath-Thoriq [86]: 12).

Ini adalah ungkapan yang menjelaskan bahwa di atas permukaan bumi terdapat hamparan lempengan-lempengan yang berhubungan satu sama lain, sehingga menjadikannya seperti satu lempengan.
Dalam ayat ini, jelas sekali kemukjizatan dan keistimewaan Al-Qur’an, Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah demi belahan (lempengan) –yang merupakan kesatuan dari beberapa lempengan bumi- para ilmuan menyamakannya seperti daging yang berbentuk bola tenis.
Lempengan-lempengan ini terletak di lembah atau dasar samudra. Ia menahan lelehan bebatuan panas yang dapat membuat laut meluap-luap. Akan tetapi banyaknya air di lautan dapat meredam panasnya bara yang memiliki suhu panas tinggi ini lebih dari 10000 C mampu menguapkan air laut. Ini adalah salah satu di antara banyak fakta-fakta bumi lainnya yang mengejutkan para ilmuan.
Dua orang ilmuawan Rusia, Anatho Sjabaftisy, ahli Geologi, dan Yuri Bejdenhov, ahli Biologi dan Geologi, bersama dengan seorang ilmuwan Amerika, Rona Clant, mengadakan penyelaman di dekat salah satu lempeng terpenting di dunia. Mereka menyelam dengan menggunakan kapal selam modern Mira hingga sampai pada titik tujuan berjarak 175 km dari pantai Miami. Mereka menyelam hingga kedalaman 2 mil dari permukaan air laut, sehingga sampai pada lahar di dalam laut. Tidak ada yang memisahkan mereka dari lahar tersebut kecuali sebuah lubang dari Akrelik. Saat itu suhu mencapai 2310C dan mereka berada pada tepi bebatuan jurang, yang dibawahnya memancar air mata menyala-nyala. Di sana merupakan pangkal bumi di lembah dalam samudra. Mereka benar-benar menyaksikan bahwa air dingin yang terdapat di permukaan laut bergerak menuju kebawah.
Pada kedalaman satu mil di bawah laut, lahar letusan gunung berapi semakin dekat dan meleleh keluar dan memanas, hingga kemudian menyemburkan abu-abu vulkanik dan zat-zat tambang yang amat panas. Para ilmuan telah menegaskan bahwa hal seperti ini trejadi di seluruh lautan dan samudra. Kadang sering terjadi di satu tempat, tetapi pada tempat yang lainnya jarang terjadi.
Gunung-gunung berapi di dasar samudra jumlahnya lebih banyak dan lebih aktif dibandingkan dengan gunung-gunung berapi di atas daratan. Gunung-gunung berapi tersebut terbentang sepanjang dasar samudra.
Keajaiban yang terdapat pada frasa al-bahru al-masjur adalah bahwa dengan tidak adanya oksigen di dasar lautan, tidak memungkinkan bagi lahar vulkanik menyeruak melewati lempengan di dasar samudra dan mencapai ketinggian garis lempengan tersebut. Selain itu, lahar vulkanik biasanya berwarna kehitam-hitaman, sangat panas, dan tidak langsung bergejolak. Lempengan di dasar lautan menyerupai tempat pembakaran roti. Jika dipanaskan di bawahnya dengan suatu bahan bakar, maka ia akan memanas dengan suhu tinggi, sehingga roti bisa matang di atasnya. Inilah yang dimaksud secara bahasa pada kata masjur. Tidak ada satu katapun yang tepat untuk menggantikan makna kata tersebut secara tepat, agar kita bisa merenungi keagungan ciptaan Tuhan. Fakta api di bawah laut ini, bukti mukjizat kebenaran Al-Qur’an, mana mukjizat kebenaran kitab sucimu? (Alkuin/Sidiq/BaitulMaqdis.com)
Sumber : Ensiklopedia Mukjizat Alqur’an dan Hadis


Selasa, 20 Mei 2014

Alloh ada dimana-mana? Tafsir surat Al Hadid:4

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 06.30 No comments
Alloh ada dimana-mana? (Tafsir Surat Al Hadid ayat 4)

وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَمَا كُنْتُمْ

"Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan". QS. Al Hadid: 4
Imam At Thobari (wafat 310 H) berkata:

( وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَمَا كُنْتُمْ ) يقول: وهو شاهد لكم أيها الناس أينما كنتم يعلمكم، ويعلم أعمالكم، ومتقلبكم ومثواكم، وهو على عرشه فوق سمواته السبع

" Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Berkata;' Dia menyaksikan kalian wahai sekalian manusia dimanapun kalian berada Dia mengetahui kalian. Mengetahui amal-amal perbuatan kalian, tindak tanduk dan tempat kalian berada. Dan Alloh tetap berada di atas 'Arsy Nya yang berada di atas langit yang tujuh lapis". [Jami'ul Bayan Fi Ta'wil Al Qur'an 23/169]

Imam As Suyuthi (911 H) dari kalangan Syafi'iyyah menafsirkan ayat 4 dari surat Al Hadid berkata:

وهو معكم أينما كنتم يعني قدرته وسلطانه وعلمه معكم اينما كنتم والله بما تعملون بصير

" Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada, yakni bersama dengan qudroh, kekuasaan dan ilmuNya dimanapun kalian berada, dan Alloh Maha melihat apa yang kamu kerjakan". [Ad Durrul mantsur Fit Tafsir bil Ma'tsur 14/260]

Syaikh Abu Bakr Al Jazairi berkata:

{ وهو معكم أينما كنتم } : أي بعلمه بكم وقدرته عليكم أينما كنتم

" Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada, yaitu bersama kalian dengan ilmuNya dan qudroh Nya dimanapun kalian berada".[Aisar At Tafasir 4/202]

KESIMPULAN:

1.       Banyak Ulama' Ahli Tafsir dari kalangan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah yang menafsirkan bahwa kebersamaan bukanlah Dzat nya Alloh melainkan kebersamaan ilmu dan qudroh Nya.
2.       Alloh Ta'ala bersemayam di atas Arsy Nya dan tidaklah di mana-mana.

3.       Alloh Ta'ala mengetahui apa yang dilakukan oleh para hambaNya dan seluruh alam semesta.

oleh Abu Abdillah Riza

Kamis, 08 Mei 2014

Penyembah hawa nafsu

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 16.46 No comments
PENYEMBAH HAWA NAFSU & DUNIA

Pelanggaran, penyimpangan beserta segala bentuknya dan juga maksiat tidak mengenal status walaupun ia orang kafir, tua muda, laki dan perempuan, pejabat ataupun pembantu, juga muslim atau muslimah karena yang menjadi patokannya adalah mempertuhankan hawa nafsu dan dunia. Orang kafir mempertuhankan hawa nafsunya sehingga tidak beriman kepada Islam, adapun orang muslim mempertuhankan hawa nafsu dan dunianya sehingga tidak memperhatikan rambu-rambu agama walaupun notabene ia mengaji.

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ أَفَلا تَذَكَّرُونَ

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (Al Jaatsiyah: 23).

Syaikh Muhammad Al Muqoddam ketika membawakan perkataan Imam Al Qurthubi mengatakan:
"arti dari ayat Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya yaitu orang-orang yang meninggalkan ittiba' (mencontoh) petunjuk dan mengikuti hawa nafsu, seolah-olah ia sedang menyembah nafsunya sehingga menjadikannya sebagai tuhan, karena hawa nafsu adalah tuhan yang disembah selain Alloh".

Harta juga termasuk tuhan yang dapat dijadikan sesembahan selain Alloh sebagaimana hadits Rasululloh shallallohu'alaihi wa sallam bersabda:

 (تعس عبد الدينار، تعس عبد الدرهم، تعس عبد الخميصة، تعس عبد القطيفة، تعس وانتكس، وإذا شيك فلا انتقش)

“Binasalah hamba dinar, hamba dirham, hamba kain tebal dan hamba sutra, jika diberi maka ia ridha jika tidak diberi maka ia mencela. Binasalah dan merugilah ia, jika tertusuk duri maka ia tidak akan terlepas darinya."

HR. Bukhari. Disebutkan oleh Syaikh Al Albani di dalam Shohih at Targhib 1225


Ditulis oleh Abu Abdillah Riza

Selasa, 16 Juli 2013

Tafsir Surat An Nisa: 114

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 16.39 No comments

Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan dan perkataan manusia, illa..

{ لا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْوَاهُمْ إِلا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلاحٍ بَيْنَ النَّاسِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ ابْتِغَاءَ مَرْضَاةِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا ... }
 
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau Mengadakan perdamaian di antara manusia. dan Barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, Maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar”.QS. An Nisa: 114

Selasa, 22 November 2011

Tafsir Ayat Tentang Istiwa Allah

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 00.48 No comments

Bagaimana Tafsir Ayat Tentang Istiwa Allah dan Apakah Takdir Bisa Berubah Dengan Doa?


Tanya: Assalamu’alaikum . Ustadz yang saya hormati , tolong jelaskan tafsir ayat yang artinya : ” Allah bersemayam di atas ‘Arsy ” , dan ayat yang berbunyi : ” wa huwa ma’akum ainamaa kuntum ” . Kedua : Bisakah qadha dan qadar yang sudah ditentukan berubah dengan doa yang kita minta ? Terimakasih . ( 0501923076 )

Jawab :Wa’alaikum salam .

Cari Artikel Hidayahsalaf