• Mempersiapkan suasana yang benar. Keluarkanlah gambar-gambar yang ada di rumah yang akan dipakai untuk mengobati agar para malaikat berkenan memasukinya. 2. Mengeluarkan dan membakar penangkal atau jimat yang ada pada penderita, ...

  • Dari Abdullah bin Abu Bakr, bahwasanya di dalam surat yang disebutkan oleh Rasulullah kepada Amr bin Hazm; “Tidaklah yang menyentuh Al Qur’an melainkan orang yang bersih”. HR. Malik secara mursal, An Nasa’i, dan Ibnu Hibban......

  • bolehkah seorang suami meninggalkan istrinya untuk bekerja selama dua tahun ke luar negeri? Bagaimana dengan hadits tentang seorang wanita yang mengeluh kepada Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassalam ketika ditinggal jihad oleh suaminya? ..

  • Artinya: “Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jikalau ada seorang yang selamat dari penyempitan kubur, niscaya selamat..

  • Bagi orang Islam, tentunya banyak hal yang dapat dilakukan untuk amal dan beribadah. Seiring dengan kemajuan teknologi, ibadah tersebut pun dapat ditunjang secara langsung maupun tidak langsung dengan teknologi yang tersedia, seperti kumpulan aplikasi Android gratis di bawah ini contohnya. ...

  • Pertanyaan: Kami mendengar ada keyakinan yang mengatakan bahwasanya tidak boleh menikah, melakukan khitan dan lain sebagainya pada bulan Safar. Mohon penjelasan tentang hal ini menurut pandangan Islam. Semoga Allah senantiasa menjaga Anda semua. Jawaban......

Minggu, 21 Agustus 2016

Aplikasi media sunnah android

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 07.30 No comments

Aplikasi “Media Sunnah” Di Android

Media Sunnah adalah aplikasi portal mobile islami yang saat ini baru tersedia untuk Smartphone dan Tablet dengan platform Android yang memungkin Anda untuk menikmati content dari berbagai ustadz dan sumber terpercaya seperti Kumpulan Doa dan Wirid, Tanya Jawab, Jadwal Kajian yang terintegerasi dengan GPS dan Google Maps, Audio Kajian, Info Muslim, Artikel ilmu.



Sumber: https://muslim.or.id/13313-aplikasi-media-sunnah-di-android.html

Media Sunnah adalah aplikasi portal mobile islami yang saat ini baru tersedia untuk Smartphone dan Tablet dengan platform Android yang memungkin Anda untuk menikmati content dari berbagai ustadz dan sumber terpercaya seperti Kumpulan Doa dan Wirid, Tanya Jawab, Jadwal Kajian yang terintegerasi dengan GPS dan Google Maps, Audio Kajian, Info Muslim, Artikel ilmu.
Aplikasi ini dikelola oleh Tim Muslih Studio, dan saat ini dibina oleh Ustadz Abdurrahim Ayyub. Melalui Media Sunnah ini kami berusaha menyebarkan Ilmu Islam yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah menurut pemahaman Salafu-Shalih. Moto Media Sunnah Adalah “Jalan Mudah Mencari Ilmu”
Jika kami diberi kemudahan, Insya Allah Media Sunnah juga akan terbit untuk platform IOS dengan fitur dan konten yang sama
screenshoot1  screenshoot2
Fitur dan konten:
  • Kumpulan Doa dan Wirid
  • Tanya Jawab
  • Info Kajian dan Seminar
  • Google Maps and GPS integration
  • Info Muslim
  • Audio Kajian
  • Artikel Ilmu
  • Kumpulan Hadits dan Syarahnya
  • Tafsir Al-Muyasar
  • Ruang Usaha (Coming Soon)
Dapatkan Segera Aplikasi Media Sunnah!
Follow twitter kami http://twitter.com/mediasunnah
Like halaman Facebook kami http://facebook.com/mediasunnah
Saran dan Kritik pengguna sekalian sangat kami harapkan untuk membangun aplikasi ini kedepannya, dapat dikirm ke:
  1. Alamat : Tim Muslih Studio, Jl. H. Mawi No. 35 Kp. Dongkal, RT 003/RW 002, Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten
  1. Kontak HP : 0856 9304 7481
  2. Email :
    muslihstudio@gmail.com (Saran)
    proyekagung@gmail.com (Technical Support)


Sumber: https://muslim.or.id/13313-aplikasi-media-sunnah-di-android.html

Adab masuk kota mekah

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 07.23 No comments
ADAB-ADAB MEMASUKI KOTA SUCI MEKAH
 Oleh : Ustadz Riza Firmansyah

Setiap muslim sudah tidak asing lagi mendengar tempat yang satu ini, yaitu Mekah. Adalah sebuah tempat yang memiliki banyak sekali keutamaan dibandingkan tempat atau kota-kota lainnya di dunia ini. Adapun diantara keutamaan kota Mekah yang telah direkomendasikan langsung oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana dalam firmanNya (artinya):
“Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. [QS. An Naml (27):91]
Maka sebagai muslim yang benar-benar mengakui keutamaan tersebut hendaklah memperhatikan adab-adab dan etika memasuki kota Mekah, diantaranya:

1.       Ber Ihram.
Disyariatkan bagi orang yang akan memasuki kota Mekah agar berihram, baik ihram yang wajib maupun sunnah.
Ihram yang wajib adalah bagi orang yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah, berdasarkan hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhuma bahwasanya Nabi Shallallahu’alahi wasallam bersabda:
“mereka (miqat-miqat) tersebut adalah untuk mereka dan untuk orang-orang yang mendatangi mereka selain penduduknya bagi orang yang ingin haji dan umrah” HR. Bukhari & Muslim
Adapun ihram yang Sunnah adalah diperuntukkan bagi orang yang tidak melaksanakan haji dan umrah, berdasarkan hadits;
“diperuntukkan bagi orang yang ingin berhaji dan umrah”
Maka dapat difahami dari hadits tersebut bahwa bagi orang yang tidak melaksanakan haji dan umrah, tidaklah diwajibkan bagi mereka untuk berihram akan tetapi hukumnya Sunnah.

2.       Memasuki Mekah dari tempat dataran tinggi kemudian keluar ke tempat dataran rendah.
Hal ini berdasarkan hadits Ibnu Umar Radhiyallahu’anhuma:
“Bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam masuk Mekah dari dataran tinggi di Batha’ dan keluar dari dataran rendah”
Dari ‘Aisyah Radhiyallahu’anha berkata: “Bahwasanya Nabi Shallallahu’alaihi wasallam ketika datang ke Mekah masuk dari dataran tinggi dan keluar dari dataran rendah”. HR. Bukhari & Muslim

3.       Menjauhkan diri dari maksiat dan kesalahan.
Allah Ta’ala berfirman (artinya):
“Dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zhalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih” QS. Al Hajj (22):25

Ayat ini, menurut penjelasan Syaikh as Sa’di, mengandung kewajiban untuk menghormati tanah Haram, keharusan mengagungkannya dengan pengagungan yang besar, dan menjadi peringatan bagi yang ingin berbuat maksiat [Taisir Karimir Rahman]

4.       Menjauhkan diri dari hal-hal berikut; memotong ranting bahkan duri, berburu, mengambil barang temuan, dan memotong rumput di tanah suci.
Berdasarkan hadits berikut:
“Tidak boleh dipatahkan durinya, tidak boleh dikejar hewan buruannya, dan tidak boleh diambil barang temuannya, kecuali bagi orang yang ingin mengumumkannya, dan tidak dicabut rerumputannya. Al ‘Abbas berkata,”Kecuali rumput idkhir, wahai Rasulullah.” [Muttafaqun ‘alaih]

5.       Mendahulukan kaki kanan ketika masuk masjidil haram dan sebelumnya membaca shalawat dan doa berikut;
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Ya Allah, bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”
Dan ketika keluar membaca
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
“Ya Allah, aku memohon sebagian karunia-Mu.” (HR. Muslim, An-Nasai, Ahmad, Ad-Darimi, Ibnu Hibban dan Al-Baihaqi)

6.       Menjauhkan diri dari bau yang tidak sedap dan mengganggu orang lain seperti bau bawang putih, bawang merah, rokok dan semisalnya.
Berdasarkan hadits Nabi Shallallahu’alaihi wasallam:
“Barangsiapa yang memakan bawang putih atau bawang merah maka hendaklah menjauhi dari masjid kami”. HR. Bukhari & Muslim

7.       Menghormati masjid dengan melakukan sholat 2 rakaat atau bagi yang berihram mendahulukan Thawaf.

8.       Mensucikan masjid dari beberapa perbuatan berikut; pertikaian dan mengeraskan suara, mengumumkan barang yang hilang, dan berjual beli.
Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika kamu melihat orang yang menjual atau membeli di dalam masjid, maka katakanlah ‘Allah tidak menguntungkan perdaganganmu’. Dan jika kamu melihat orang yang mencari barang hilang di dalam masjid, maka katakanlah ‘Allah tidak mengembalikan kepadamu’. [HR Tirmidzi, no. 1 321, Ad Darimi, no. 1.365. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani. Lihat Tirmidzi, no. 1.321; Irwa’ul Ghalil, no. 1.495, Al Misykah, no. 733]

9.       Memperbanyak ketaatan di dalam masjid seperti thawaf, sholat, dzikir, doa, membaca doa, dan kebaikan lainnya.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Barangsiapa mengelilingi rumah ini (Ka’bah) tujuh kali, seperti membebaskan satu budak belian”
HR. Ibnu Majah No.2947
“Perbanyaklah melakukan Thawaf di Baitullah semampu kalian sebelum kalian terhalang untuk melakukannya…..” (Akhbar Mekah, Fathul Bari, Mushannaf Abdurrazaq).

10.   Tidak berdesak-desakan dan memaksakan diri untuk mencium Hajar Aswad, dikarenakan hukum mencium Hajar Aswad adalah sunnah sedangkan mencegah kemudaratan adalah wajib.

11.   Melakukan Tawaf Wada’ bagi yang berhaji wajib hukumnya dan sunnah bagi yang tidak berhaji dan hanya melaksanakan umrah.
“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan manusia (yang haji) agar akhir yang dilakukannya adalah thawaf di Baitullah. Tetapi beliau memberikan keringanan kepada wanita yang haidh” [Muttafaqun ‘alaih] . Wallahu A’lam


Buah keimanan haji

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 07.19 No comments
PELAJARAN KEIMANAN DARI MANASIK HAJI
Oleh : Ustadz Abul Abbas Thobroni

Allah telah menciptakan sebuah kiblat di bumi sebagai petunjuk arah bagi manusia untuk beribadah kepada Nya. Ka’bah adalah kiblat pertama kali di muka bumi, yang dibangun oleh Nabi Ibrahim di kota suci Mekah. Ketika Nabi Ibrahim selesai dalam pembangunan ka’bah yang dibantu oleh puteranya yaitu Nabi Isma’il, maka Allah memerintahkan kepada nabi Ibrahim untuk mengumumkan ibadah haji kepada manusia niscaya pasti manusia akan berbondong-bondong untuk mendatanginya.
Allah berfirman: “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh,
supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir”. QS. al-Hajj: 27-28

Haji adalah ibadah yang sangat urgen dalam Islam, oleh sebab itu Islam menjadikan haji sebagai salah satu pilar penting dalam rukun Islam. Ibadah haji sarat dengan banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik, jika seorang muslim duduk sebentar merenung faedah dari ibadah haji pasti ia akan mendapat ribuan faedah. Dan pada edisi ini kita akan menyebutkan 10 pelajaran dari ibadah yang mulia ini. 

1.       Haji adalah Madrasah untuk mentauhidkan Allah.
Tauhid adalah inti sari dakwah para Nabi dan Rasul, dan hakikat tauhid adalah mengesakan Allah dalam semua bentuk macam ibadah dan pengagungan. Oleh sebab itu semua Nabi mendakwahkan kepada kaumnya dengan ucapan ( يا قومي اعبدوا الله ما لكم من إله غيره )  “Wahai kaumku sembahlah Allah, sesungguhnya tidak ada sesembahan yang berhaq kalian sembah melainkan hanya Allah semata” QS. al-A’rof: 59, 65, 73, 85
Manasik haji dari yang awal sampai akhir semuanya menunjukan akan agungnya tauhid kepada Allah dan bahaya kesyirikan. Kita ambil contoh adalah lafadz Talbiyah yang sering dilantunkan ketika haji, yaitu lafadz
( لبيك اللهم لبيك, لبيك لا شريك لبيك, إن الحمد و النعمة لك و الملك لا شريك لك  )
“Aku penuhi panggilan engkau wahai tuhanku,  aku penuhi panggilan engkau wahai dzat yang tidak bersekutu, sesungguhnya pujian, nikmat dan kekuasaan hanya milik engkau dan tidak ada sekutu bagi engkau”
Imam Ibnu Zaid berkata: “Tidak ada seorang pun yang berbuat kesyirikan kecuali pasti dia beriman kepada Allah bahwa Dia lah Tuhan, Pencipta, dan pemberi rizki. Oleh karena itu orang – orang kafir Quraisy menambahkan lafatdz talbiyah dengan kalimat
( لا شريك لك إلا شريكا هو لك, تملكه و ما ملك ) “Tidak ada sekutu bagi engkau melainkan sekutu yang engkau miliki, engkau menguasai sekutu tersebut dan ia tidak memiliki apa-apa” (Jami’ul Bayan:8/77-78)   

2.       Haji adalah sarana untuk mendapatkan segudang pahala.
Diantara manfaat haji adalah pengantar menuju surga Allah, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Umrah satu dengan yang ke dua akan menghapuskan dosa-dosa yang terjadi antara keduanya. Dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya melainkan hanya surga” (H.R Muslim)
Haji juga akan menghilangkan kefakiran dalam diri seorang muslim, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Seringlah mengerjakan umroh dan haji, karena keduanya akan menolak kefakiran dan membersihkan dosa sebagaimana panasnya api akan menghilangkan kerak besi” (H.R Nasa’i dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)

3.       Haji adalah media untuk pembersihan jiwa.
Manusia pasti tidak luput dari kubangan noda dosa dan manksiat, maka Allah telah menjadikan beberapa amal shalih yang bisa menghapuskan noda dosa tersebut dan ibadah haji salah satu dari ibadah tersebut.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang haji dan ia tidak berbuat sia-sia dan kefasikan maka pasti ia pulang bagaikan bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya” (H.R Bukhari & Muslim)
Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam pernah berkata kepada Amr Bin Ash: “Wahai Amr apakah engkau tidak mengetahui bahwa Islam akan menghapuskan dosa-dosamu sebelumnya, demikian juga hijrah akan menghapuskan dosa-dosamu yang lalu, juga haji akan menghapuskan dosa-dosamu yang lalu” (H.R Muslim)

4.       Haji adalah madrasah untuk pemutusan terhadap syahwat dunia.
Orang yang haji ketika sudah ihram maka dia harus meninggalkan syahwat duniawiyah seperti hubungan intim, baju berjahit, minyak wangi, memotong kuku dan rambut. Bahkan ketika haji orang hanya berpakaian baju ihram berupa dua helai kain putih. Ini semua untuk mengingatkan kita bahwa kita adalah makhluq faqir yang tidak memiliki sesuatu apa pun dan kita juga kembali kepada Allah tanpa membawa sehelai kenikmatan. Sehingga tidak ada yang perlu kita sombongkan dan banggakan dari apa yang kita miliki, karena semuanya hanya pemberian dan titipan Allah semata.

5.       Haji adalah momentum terbesar untuk mengikat ukhuwah imaniyah.
Kaum muslimin adalah sebuah umat yang saling bersaudara bagaikan anggota tubuh yang jika satu anggota sakit maka semuanya juga ikut merasakan, mereka semua diikat dengan ikatan persaudaraan yang sangat kokoh yaitu ukhuwah imaniyah. Ukhuwah imaniyah ini lebih tinggi dari pada hubungan persaudaraan yang diikat dengan garis keturunan (nasab), pernikahan, kabilah, suku, ras, pertemanan, dan mitra usaha. Dan haji adalah sinyalir yang sangat jelas kepada manusia bahwa muslim adalah umat yang satu walaupun mereka berbeda ras, negara, bahasa, warna kulit, dan jabatan. Semua manusia berkumpul di tempat yang satu dengan aktifitas yang rapi dan teratur tanpa memandang perbedaan diantara mereka.

6.       Haji adalah sarana untuk meniti jejak Nabi Ibrahim dan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam.
Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam pernah melaksanakan ibadah haji pada tahun 10 hijriyah, dan itu merupakan haji satu-satunya beliau setelah beliau hijrah ke Madinah sehingga dikenal dengan haji Wada’ (perpisahan) karena di tahun tersebut Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam meninggal dunia. Bahkan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam memerintahkan kepada umatnya untuk mengambil manasik haji beliau ketika itu, karena mungkin tahun berikutnya tidak bisa berjumpa lagi dengan umatnya.
Beliau bersabda:
( خذوا عني مناسككم فلعلي لا ألقاكم بعد عامي هذا   )   
“Ambil lah manasik haji kalian dariku, karena mungkin aku tidak bisa berjumpa dengan kalian pada tahun depan” (H.R Muslim)
Dan ini semua sebagai bentuk perealisasian pengikutan Nabi Muhammad kepada Nabi Ibrahim, karena Allah telah memerintahkan kepada nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam dan umatnya untuk mengikuti agama Nabi Ibrahim. Allah berfirman: “Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): "Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif (lurus) dan bukanlah Dia Termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan” (QS. an-Nahl: 123)

7.       Haji adalah ujian hati dari sifat riya’ dan sombong.
Manusia sifatnya suka dipuji, dimuliakan, diagungkan, dan lainnya. Oleh sebab itu sering manusia pamer dan menampakan amalkan supaya orang lain mengetahuinya dan memujinya. Inilah riya’ yang bisa membatalkan amal kebaikan, karena riya’ tujuanya adalah mencari pujian manusia bukan ridha Allah. Terlebih kebiasaan di Negeri Indonesia bagi orang yang pulang haji mendapatkan gelar Pak Haji dan Bu Hajah, padahal ibadah yang lain tidak pernah ada panggilan, sehingga tidak ada panggilan Pak Sholat, Pak Zakat, Pak Puasa, dan lainnya.

8.       Haji melatih manusia untuk hidup disiplin dan tertib.
Islam sangat menekanlan hidup yang disiplin dan teratur, oleh sebab itu dalam ibadah sholat dan haji semua gerakan diatur dengan sangat rapi dan teratur. Dan ini memberikan isyarat kepada manusia bahwa kehidupan dunia juga haru rapi dan teratur. Terlebih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, jika masyarakat tidak mau tunduk kepada pemimpin maka hasilnya kehiduan akan berantakan dan kacau. Jalan-jalan macet, sampah-sampah berserakan, ekonomi pasar yang porak poranda karena orang yang kuat memakan yang lemah, orang yang kaya menginjak orang yang miskin.

9.       Haji adalah sumber segala kebaikan dunia dan akhirat.
Allah berfirman: Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak”. (QS. al-Hajj: 28).
Dalam ayat ini disebutkan ( منافع ) yang merupakan kata jama’ (plural) dari منفعة yang berarti banyak manfaat, dan Allah menyebutkan dengan bentuk Nakirah menunjukan bahwa manfaat tersebut umum untuk dunia dan akhirat.
Abdullah bin Abbas berkata: “Manfaat dunia dan akhirat. Manfaat akhirat adalah memperoleh keridhoan Allah, sedangkan manfaat dunia adalah menikmati daging haji dan kurban demikian dia bisa berdagang sambil haji” (ad-Dur al-Mantsur:6/73)
Dahulu kaum muslimin merasa salah jika berhaji sambil berdagang, maka Allah membolehkan perdagangan tersebut dan berfirman: “Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu” (QS. al-Baqarah: 198)

10.   Haji adalah renungan bahwa cikal bakal Islam adalah Arab.
Oang yang hendak menjalankan ibadah haji maka ia harus berjalan menuju mekah karena kiblat berada di sana, demikian juga lafadz-lafadz bacaan pun dengan Bahasa Arab. Ini semua menunjukan bahwa Islam bersumber dari Arab, yang mana al-Qur’an diturunkan dengan Bahasa Arab, Nabi Muhammad juga orang Arab yang berlogat Arab, demikian juga Ulama-ulama Islam berbahasa arab seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad. Maka pemikiran yang ingin memisahkan antara Islam dan Arab hanyalah hembusan propaganda kafir untuk menghancurkan Islam.

Semoga pelajaran-pelajaran dari ibadah haji ini bisa bermanfaat bagi kita semua. WALLAHU A’LAM.

usaha kantin

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 07.02 No comments
USAHA KANTIN SEKOLAH
Oleh : Abu Ukasyah

Kali ini ide bisnisnya adalah buka usaha kantin sekolah. Kenapa kantin sekolah? Karena sekolah adalah lokasi usaha yang strategis. Ingat ya prinsip orang berbisnis itu selalu dititik beratkan pada LOKASI, LOKASI, dan LOKASI. Sekolah jelas menjadi lokasi usaha yang banyak diminati karena lalu lintas pengunjungnya terbilang tinggi.

Biar jelas, berikut ini alasan buka usaha kantin sekolahan.
-          Calon pembelinya sudah ada, yakni siswa, guru, pegawai, dan orangtua siswa
-          Tingkat kompetisinya rendah karena pihak sekolah melarang menjual produk yang sama di satu kantin
-          Siswa dianjurkan jajan di kantin
Cuma perlu diingat, yang namanya buka usaha kantin di sekolah itu tetap ada resikonya. Ada beberapa resiko yang disadari sejak awal ketika buka usaha ini. Lihat resiko ini
-          Jam operasional singkat, biasanya tutup pas jam bubaran sekolah
-          Weekend, tanggal merah, liburan semester, bulan puasa, hari raya, libur
-          Butuh pekerja untuk melayani karena pembeli akan membludak saat jam istirahat
Setelah itu barulah dipertimbangkan apakah akan menekuni usaha kantin sekolah ini. Hanya nilai plusnya, jenis usaha ini tak perlu membutuhkan waktu panjang. Kan jam operasionalnya ikut jam sekolah. Jadi tak perlu khawatir tugas-tugas di rumah terbengkalai ( bagi kaum Ibu-ibu yang ingin menambah penghasilan suami dan harus tetap menjaga adab-adab dalam bermuamalah ).
Lalu bagaimana mulainya? Ya langkah pertama adalah survei lokasi dong. Cari dan himpun informasi seputar peluang bisnis usaha kantin di sekolah-sekolah. Data-data apa saja yang diperlukan?

1.       Jumlah siswa
Makin banyak siswa, maka makin besar peluang produk yang dijajakan dibeli. Usahakan cari informasi produk apa saja yang digemari mereka. Bikin perkiraan produk yang dijajakan minimal 10 persen terserap.

2.       Level sekolah
Sesuaikan produk dengan level sekolah. Misalnya makanan untuk kantin SD pasti beda dengan kantin SMP atau SMA. Kemudian usahakan pilih sekolah untuk kalangan menengah ke atas karena daya beli mereka lebih tinggi daripada sekolah tarafnya biasa-biasa saja.

3.       Kompetitor
Survei ke kantin sekolah untuk melihat produk apa saja yang dijajakan di sana. Jangan lupa cek harganya karena itu bisa jadi pembanding. Langkah ini menjadi penentu apakah harga yang hendak ditentukan terlalu mahal atau sebaliknya.

4.       Harga sewa
Ingat, buka di kantin sekolah enggak gratis. Maka itu tanyakan dengan detail harga sewanya berapa dan itu menyangkut apa saja. Misalnya apakah ada lagi biaya listrik, air, kebersihan, dan penitipan barang. Kalau kewalahan melayani siswa, bisa saja menyewa orang lain untuk membantu

5.       Keamanan
Ini juga penting karena menyangkut barang modal. Apakah sekolah itu punya tenaga keamanan 24 jam, kantinnya bertipikal terbuka atau tertutup, dan apakah ada rolling door, dan lain sebagainya.
Ketika sudah menemukan lokasi kantin sekolah yang pas, langkah berikutnya adalah bikin proposal. Proposal itu berisi aneka produk yang hendak dijajakan di kantin. Usahakan cantumkan juga peralatan yang digunakan. Misalnya saja gerobak, peralatan masak, estimasi konsumsi listrik, dan lain sebagianya. Pastikan proposal itu menarik dan produk yang dijual sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan sekolah, seperti terjaga kebersihannya, bergizi, dan sesuai dengan standar kesehatan pangan. Sebaiknya sebar proposal itu ke lebih dari satu sekolah. Hal ini akan membuat probabilitas / kemungkinan proposal diterima bisa tinggi. Ada tiga kemungkinan respons sekolah dari proposal itu. Pertama, ditolak. Kedua, masih dipertimbangkan. Dan ketiga, diterima dan diminta untuk bayar uang muka sewa. Jelas dong kalau reaksi pertama dan kedua memaksa untuk keliling cari sekolah lain lagi. Beda kalau reaksinya ketiga, diterima! Alhamdulillah….. ( Disadur dari duit pintar.com dan beberapa tambahan dari Penulis )




Sabtu, 30 Juli 2016

MATAN PENUNTUT ILMU (1) متون طالب العلم

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 03.23 No comments
MATAN PENUNTUT ILMU (1) متون طالب العلم

Klik Gambar untuk mendownload

SULITNYA HARI AKHIRAT

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 02.48 No comments

SULITNYA HARI AKHIRAT (USTADZ AHMAD ZAINUDDIN, LC.)

Radio Rodja › Download › Kajian › Ustadz Ahmad Zainuddin › Tematik › Sulitnya Hari Akhirat (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)
Terakhir diperbaharui: Jumat, 24 Syawal 1437 / 29 Juli 2016 pukul 21:15
Tautan: http://www.radiorodja.com/?p=21883
Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.
Ceramah agama ini adalah yang disampaikan pada Ahad, 7 Sya’ban 1437 / 15 Mei 2016, pukul 08:30-11:30 WIB di Masjid Islamic Center Bekasi. Silakank download ceramahtentang “Sulitnya Hari Akhirat” oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. yang insya Allah sangat bermanfaat ini.

DOWNLOAD CERAMAH AGAMA: USTADZ AHMAD ZAINUDDIN – SULITNYA HARI AKHIRAT


Senin, 27 Juni 2016

keutamaan lailatul qadar

Posted by Abu Abdillah Riza Firmansyah On 02.37 No comments
Keutamaan Malam Lailatul Qadar

1.       Malam waktu diturunkannya Al Qur’an (QS. Al Qadr: 1)
2.       Malam yang berkah (QS. Ad Dukhan: 2)
3.       Malam waktu dituliskannya ajal dan rezeki para hamba selama setahun (QS. Ad Dukhan: 3)
4.       Malam yang paling utama dikarenakan pahala amal kebajikan lebih dari seribu bulan (QS. Al Qadr: 3)
5.       Turunnya para malaikat ke bumi dengan membawa kebaikan, berkah, rahmat dan ampunan (QS. Al Qadr: 4)
6.       Pengampunan atas dosa-dosa bagi orang yang beribadah dan mengharap pahala dari Allah (“Barangsiapa yang beribadah pada malam lailatul qadar didasari iman dan mencari pahala maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni”Muttafaq’alaihi)

Diterjemahkan oleh Abu Abdillah Riza dari situs http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=2357


Cari Artikel Hidayahsalaf